Contoh Resiko Usaha Dan Cara Mengatasinya - Sebuah usaha yang berkembang dan sukses biasanya pelaku usahanya mampu menimalisir resiko usaha bahkan mengatasinya. Hal ini berlaku untuk Anda juga, baik itu pebisinis atau wirausahawan baru maupun yang sudah lama. Karena sebuah resiko usaha akan selalu ada baik itu untuk bisnis baru atau bisnis yang sudah lama berjalan. 

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan resiko usaha? Resiko usaha adalah sebuah dampak buruk yang terjadi akibat pengaruh dari dalam atau bisa juga dari luar. Resiko usaha yang berasal dari dalam biasanya ditentukan dari sikap dan tindakan yang diambil oleh pelaku usaha. Atau dampak dari semua proses yang berjalan dalam usaha tersebut.

Sedangkan untuk resiko usaha dari luar adalah dampak buruk yang timbul dari faktor eksternal. Misalkan saja kondisi alam, persaingan bisnis, inflasi global dan hal-hal yang terjadi diluar usaha yang kita jalankan. Baik itu resiko usaha yang berdampak dari dalam maupun luar kita harus bisa mengatasinya dengan baik. Agar usaha kita bisa berjalan dengan baik dan terus berkembang.

7 Contoh Resiko Usaha Dan Cara Mengatasinya

7 Contoh Resiko Sebuah Usaha Dan Cara Mengatasinya

Baiklah, kali ini iklankita.id akan menjelaskan kepada sobat semua mengenai apa saja contoh resiko usaha dan cara mengatasinya, antara lain adalah : 

1. Resiko Pemasukan Yang Tidak Pasti

Ketika seseorang baru terjun kedalam dunia usaha atau bisnis, pastinya akan mengalami satu buah resiko awal. Yakni resiko pemasukan yang tidak pasti. Dan resiko pemasukan tidak pasti inilah yang membuat banyak orang takut untuk terjun ke dalam dunia usaha.

Bagaimana pun juga Anda harus siap dengan resiko pemasukan yang tidak pasti ini. Dan cara mengatasinya tentu saja harus mempersiapkan cadangan dana yang kuat sebelum Anda terjun ke dalam dunia usaha. 

Seorang pengusaha yang berfikiran matang pasti akan menabung terlebih dahulu sebelum terjun ke dalam dunia usaha. Dengan begitu akan selalu ada cadangan keuangan untuk mengcover kebutuhan pribadi dan kebutuhan usaha kala pemasukan tidak ada. 

2. Resiko Barang Tidak Laku

Contoh resiko usaha yang selanjutnya adalah barang tidak laku. Hal ini juga menjadi tantangan yang cukup menakutkan bagi seseorang untuk terjun ke dalam dunia usaha. Nanti kalau barangnya tidak laku bagaimana? Pertanyaan seperti itu kalau Anda tidak menyiapkan solusi dengan baik, maka bisa dipastikan usaha Anda akan gagal.

Barang laku atau tidak sangat tergantung pada Anda melakukan promosi dan beberapa hal lainnya. Jadi siapkanlah strategi promosi yang jitu. Dan juga siapkan produk yang unggul di pasaran. 

Cara mengatasi resiko barang tidak laku adalah mengevaluasi produk, survey pasar dan meningkatkan strategi promosi. Jika Anda mampu melakukan beberapa hal tersebut, maka tidak akan ada cerita barang tidak laku dalam usaha Anda.

3. Resiko Kehabisan Modal

Ada beberapa bisnis atau usaha yang baru berjalan namun tiba-tiba saja berhenti. Ternyata bisnis atau usaha tersebut kehabisan modal. Hal ini juga termasuk ke dalam resiko sebuah usaha. 

Cara mengatasinya adalah bagaimana Anda mengelola modal tersebut dengan baik. Manajemen modal tersebut dengan baik untuk penargetan belanja dengan benar.

Berhemat adalah solusi mutlak dari resiko usaha yang satu ini. Jadi perhitungkan dengan matang setiap perbelanjaan modal dalam usaha Anda. Jangan sampai Anda belanja salah sasaran yang mengakibatkan usaha Anda menderita kerugian di awal menjalankan usaha. 

4. Resiko Kerugian

Resiko yang ke empat ini mencakup banyak sekali aspek dalam usaha, yakni resiko kerugian. Yang mana setiap pelaku usaha memiliki peluang yang sama untuk rugi. 

Cara Mengatasinya tentu saja harus dari banyak aspek yang dilakukan. Mulai dari bagaimana Anda meminimalisir pengeluaran modal, bagaimana mendapatkan harga murah, bagaimana mempercepat produksi dan beberapa hal lainnya. 

Banyak hal yang bisa Anda lakukan guna memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir kerugian. Yang paling penting Anda harus memanajemen semua hal tersebut dengan baik dan benar.

5. Resiko Kerusakan Sarana Prasana

Sebuah usaha pastinya akan menggunakan alat-alat tertentu, yang sering disebut sebagai sarana dan prasarana. Sebuah alat jika dipilih dan dirawat dengan benar pastinya akan jauh dari yang namanya kerusakan. 

Untuk memimalisir hal tersebut sebelumnya juga harus dimaksimalkan dalam hal pemilihan alat yang benar. Yakni alat-alat yang berkualitas dan bisa mendukung kelancaran usaha dengan baik.

Kelihatannya sepele namun ternyata ini penting. Yakni bagaimana menjaga dan merawat semua sarana dan prasarana yang ada dalam sebuah usaha. Dengan demikian Anda juga akan menghemat biaya untuk membeli sarana dan prasana baru. 

6. Resiko Di Persaingan Pasar

Resiko usaha yang selanjutnya dalah resiko dalam hal persaingan pasar. Anda harus ingat kalau sebuah bisnis atau usaha tidak akan lepas dari yang namanya persaingan pasar. Siapa yang bisa memenangkan pasar dengan baik, maka usaha dialah yang akan terus bertahan dan berkembang dengan baik. 

Persaingan pasar akan semakin berat dari waktu ke waktu. Melihat dari perkembangan zaman dan juga dari banyaknya pendatang bisnis yang baru. Kalau Anda tidak rajin melakuan upgrade pastinya bisa terkalahkan di pasaran.

Selain itu resiko buruk dalam sebuah persaingan pasar adalah menemukan pesaing yang sengaja melakukan persaingan yang tidak sehat. Hal seperti ini harusnya Anda sudah paham dan selalu siaga siap untuk menghadapi dan mengatasinya.

7. Resiko Bangkrut Atau Gulung Tikar

Yang ketujuh adalah resiko paling parah, yakni resiko bangkrut alias gulung tikar. Hal ini tentu saja akan menjadi sebuah resiko yang menakutkan bagi setiap pelaku usaha.

Untuk mencegah resiko kebangkrutan tentu saja harus dilakukan dari berbagai cara. Termasuk dari dimulainya sebuah bisnis, ketika bisnis itu berjalan, dan bagaimana cara mengembangkan bisnis itu sendiri. 

Untuk menghindari sebuah kebangkrutan seorang pengusaha wajib memaksimalkan segala aspek dalam manajemen usaha, antara lain sebagai berikut : 

  • Memaksimalkan manajemen keuangan
  • Memaksimalkan menajemen SDM atau karyawan
  • Melakukan manajemen sarana prasana dengan baik
  • Memaksimalkan manajemen bahan baku dengan baik
  • Melakukan manajemen proses dengan maksimal
  • Membangun relasi bisnis yang kuat
  • Dan beberapa hal lain yang bisa membuat sebuah usaha bertahan dan berkembang

Ketika sebuah usaha di kelola dengan baik dari segala sisi. Maka akan jauh dari yang namanya kebangkrutan usaha atau gulung tikar. Makanya ada istilah bahwa seorang pelaku usaha harus mampu terus berproses dan terus belajar dengan baik. 

Oke sobat, demikian penjelasan dari kami kali ini mengenai apa saja contoh dari resiko usaha dan cara mengatasinya. Semoga saja dengan mengetahui beberapa contoh resiko usaha diatas, Anda bisa selalu bersiap diri untuk menghadapinya. Tentu saja demi tujuan mempertahankan dan mengembangkan usaha yang Anda miliki. Demikia yang dapat kami sampaikan, semoga bisa bermanfaat dan terima kasih.

0Komentar

Punya Kritik, Saran, Pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar.

Sebelumnya Selanjutnya
BACA!!!